Informasi Daftar Harga Tower SST Monopole dan Triangle Di Indonesia

Wednesday, June 10, 2020

DRAWING TOWER SST 42 M 52 M 62 M 72 M


Standart yang dipakai dalam Analisa strukutur Tower SST adalah MS Tower, baik itu untuk Tower SST 42 M, SST 52 M, SST 62 M, SST 72 M dan lain -lainnya. Disitu akan didapatkan drawing, shop drawing, analisis dan perhitungan beban.
Share:

Monday, June 8, 2020

TOWER TRIANGLE


Tower Triangle adalah termasuk dalam kelompok jenis tower guyed mast, yaitu jenis tower yang berupa tiang pancang tunggal yang dikaitkan dengan tali-tali baja (seling) yang membentang dari tower sampai ke tanah dengan jarak sepertiga dari tinggi tower. Penggunaan tower triangle sebagai tower telekomunikasi saat ini masih banyak peminatnya, karena harga masih sangat terjangkau dan fungsi masih bisa sama dengan tower SST yang relatif mahal.

Pemasangan tower triangle saat ini banyak digunakan pada area yang masih jarang kepadatan rumahnya karena pendirian tower triangle membutuhkan lahan yang luas. Sebagai contoh jika akan mendirikan tower triangle dengan ketinggian 30 meter, maka lahan yang dibutuhkan minimal sepertiga dari ketinggian yaitu sekitar lahan 20 meter persegi.

Tower triangle bisa didirikan sampai pada ketinggian 100 meter, tergantung permintaan dan fungsi yang akan digunakan. Mayoritas pemasang tower triangle adalah provider jaringan akses internet wifi yang menjamur di daerah-daerah pedesaan. Harga yang relatif murah dan perawatan yang relatif gampang. Jenis tower triangle juga bermacam-macam ukuran dan jenis frame yang digunakan. Umumnya adalah memakai besi beton polos atau ulir, tapi ada juga yang memakai frame pipa besi (tower tripole).

Menjamurnya home industri pembuatan tower triangle bisa anda jumpai sepanjang Sabang sampai Merauke, karena proses pembuatan yang mudah dan ketersediaan bahan bakunya mudah didapat dimana saja. Untuk aksesories tower triangle sendiri diantaranya ada seling, spanscrew, klem seling, mur baut tower dan pipa untuk lubang baut.
Share:

Sunday, June 7, 2020

TOWER MONOPOLE


Tower Monopole adalah jenis tower yang berupa tiang tunggal atau memiliki satu kaki saja dengan menggunakan profil pipa besi. Monopole biasanya memiliki ketinggian kurang dari 30 meter. Terbuat dari pipa besi berbentuk garis lurus (sebagaimana tiang biasa). Biasanya digunakan dengan ketinggian yang relatif pendek. Seperti tiang untuk kabel telpon, listrik, penangkal petir, CCTV, dan wireless antenna.

Lokasi pasang tower monopole sama dengan tower SST, bisa diatas tanah dan diatas gedung. Yang diatas tanah biasa sering kita dengar dengan monopole sedangkan yang diatas gedung rooftop pole. Rooftop pole merupakan jenis tower berupa tiang pancang tunggal atau memiliki satu kaki saja dengan menggunakan profil pipa yang berdiameter lebih kecil dari profil pipa yang digunakan untuk monopole. Jenis tower ini ditempatkan di atas gedung ( rooftop) . Jenis tower ini hanya disebut sebagai antenna bukan menara. Ketinggian rooftop pole berkisar antara 3 m sampai 15 m.

Fungsi dari tower telekomunikasi adalah menempatkan antenna pemancar sinyal (jaringan akses) untuk memberikan layanan kepada pelanggan di sekitar tower tersebut. Selain itu, penggunaan tower telekomunikasi juga berfungsi untuk menempatkan antenna pemancar sinyal transmisi ( jaringan transport dengan menggunakan teknologi microwave) untuk menghubungkan pelanggan di daerah tersebut dengan sentral ( BSC) . Jadi bagian yang terpenting mengapa diperlukan pembangunan tower adalah untuk penempatan antenna-antenna tersebut, dimana dibutuhkan ketinggian tertentu untuk dipenuhinya syarat memancarkan dan menerima sinyal.
Share:

TOWER SST



Tower SST atau Self Supporting Tower adalah jenis tower dengan rangka kaki 4 (empat) atau kaki 3 (tiga) dengan kisaran ketinggian antara 20 meter - 100 meter yang cocok digunakan di lokasi diatas tanah (greenfield) atau diatas gedung (rooftop).

Untuk model lokasi diatas tanah akan menjadi prioritas manakala lahan masih tersedia dan seluruh perijinan telah dimiliki. Sedangkan untuk model lokasi diatas gedung akan menjadi prioritas manakala area tersebut sudah tidak ada lahan tanah kosong dan padat bangunan.

Tower SST atau Self Supporting Tower dengan rangka kaki 4 (empat) atau kaki 3 (tiga) sangat jarang dijumpai roboh,karena memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Pada tower jenis ini akan menampung banyak antena dan radio. Tipe tower ini banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan bisnis komunikasi dan informatika yang bonafid seperti Telkomsel, Indosat, XL, M3 dan lain-lain.

Tower SST atau Self Supporting Tower adalah menara yang memiliki pola batang (frame besi siku dan pipa besi) yang disusun dan disambung sehingga membentuk rangka yang berdiri sendiri tanpa adanya sokongan lainnya. Dirancang secara konvensional dengan konsep rangka yang kokoh, kuat terhadap tekanan angin dengan melihat keadaan geografis dan area dimana Tower SST tersebut akan didirikan.
  
Share: